https://makromatutorial.blogspot.co.id/

http://makromatutorial.blogspot.co.id/p/blog-page_7320.html

http://makromatutorial.blogspot.co.id/p/beli-pola.html

http://makromatutorial.blogspot.co.id/p/blog-page_18.html

http://makromatutorial.blogspot.co.id/p/blog-page.html


http://makromatutorial.blogspot.co.id/p/belajar-masak.html







Tampilkan postingan dengan label bertani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bertani. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2014

Buah Tin yang segar ada di belakang Rumahku

Aku punya pohon buah tin yang eksotis...termasuk pohon yang agak susah diperoleh. Awal mula punya pohon ini diperoleh dari toko trubus di cirebon...yah... sekitar 6 tahun yang lalu....oleh hasbenku...mencoba dibiakkan dan cukup berhasil walau prosentasenya rendah...agak sulit memang....Dari satu pohon pertama adalah sekitar 20 pohon hasil stek dan cangkok yang berhasil dibudidayakan  tapi.....mereka mati karena tidak diurus ...sayang...
Singkat cerita dari pohon pertama yang ditanam di belakang rumah muncul tunas air yang cukup cepat pertumbuhannya sampai batang induknya kalah besar, oleh hasbenku si tunas ini dibiarkan tumbuh dan batang induknya dipangkas....alhamdulillah malah si tunas ini yang berangsur menjadi pohon yang lebih besar dan akhirnya dari  tahun kemarin sampai sekarang secara terus menerus pohon ini berbuah sepanjang tahun....Ini dia hasilnya...




Ini batang dari tuna air yang tumbuh menjulang ke atas ada 2 tunas air...

















Lumayan hampir setiap batang dan pucuk ranting ada tumbuh buah











Enaknya pohon ini tidak berbunga terlebih dahulu seperti umumnya pohon buah-buahan sehingga tidak perlu menunggu lama untuk menghasilkan bakal buah
















Hampir disetiap ruas batang tumbuh bakal buah


















Saat difoto pohon ini sedang belajar berbuah lebat...

















Dan hasilnya ...wauoow..buahnya merekah, harus segera dipetik...





 



Kalau sudah merekah gini pastinya mengandung madu tin.....zzzzz....maniiss....










Rata-rata buah sebesar bola pingpong...













Rekahannya seperti star....dan kalau sudah over merekah buah akan seperti bintang!











Salah satu buah yang disebutkan dalam al-qur'an











Makanya kami menanamnya....













Sabtu, 05 Juli 2014

Buah Srikaya Jumbo.....Uenaak....

Saya mau berbagi buah srikaya jumbo nih.....he....he....maksudnya berbagi gambarnya ketang......
Ukuran buah srikaya ini memang besar-besar dibandingkan dengan buah srikaya biasa. Ada salah satu pohon srikaya yang ada di "kebun eco" kami yang pertumbuhannya sangat menonjol dibandingkan dengan yang lainnya sehingga tahun ini dia berbuah lebat..... Biasanya mereka berbuah hanya 3 buah paling banyak tapi tahun ini lumayan banyak untuk ukuran pohon srikaya jumbo...
Hampir tiap minggu selama ia berbuah kami panen 3-5 buah dari satu pohon ini lumayanlah....sebab ini buah yang eksotik (jarang ada).




Ini buah srikaya jumbo...segini ukurannya sedang-sedang saja....tapi untuk ukuran srikaya biasa cukup besarlah....









Enaknya srikaya ini bisa dipotong atau dibelah dengan pisau












Lihat dagingnya.....bro! sedikit biji....













Kalau hendak dimakan kami selalu memotongnya seperti ini...bijinya jarang....









Bahkan kulitnya  bisa dikupas seperti ini













Mudah mengupasnya dan bau harumnya.....hmmm.....wangi banget.
sekarang tinggal leup.....masuk ke mulut










 Ini pohonnya yang cukup subur dibandingkan teman-temannya. Lingkungan disekitarnya sarat rumput terutama ilalang...tapi pertumbuhannya masih lumayan.....apalagi kalau bersih.....lebih bagus lagi....













 Buahnya sengaja di bungkus dengan plastik agar terlindung dari gigitan lalat buah....









Sabtu, 12 April 2014

Membuat Baby Green dari Kacang Hijau dan Kangkung

Alih-alih aral melintang mencari info pertanian akhirnya ketemu dengan  budidaya baby green, di luar sana suka menggunakan benih letus (lettuce). Ngga pakai tunggu lama saya langsung mempraktekkan pertanian ini, benih yang saya gunakan adalah benih kacang hijau dan kangkung sajalah..., alasannya karena jauh lebih murah ketimbang benih lettuce (letus), lagian benih letus ga mudah memperolehnya, juga karena kacang hijau dan kankung layak dimakan saat simplisianya masih muda, kacang hijau sering dijadikan tauge (bakal tanaman muda), kankung daun dan batangnya bisa dikonsumsi walaupun masih muda



 Siapkan bahan dan perlengkapannya, benih kacang hijau dan kangkung, kertas tisu dan gelas











 Ini benih kacang hijau, pilih yang masih baik keadaanya, ambil satu genggam








 Yang ini benih kangkung, ambil satu genggam











 Masukkan ke gelas masing-masing jenis benih dan tuangkan air hingga semua benih tercelup dalamnya





 



 Tutup gelas dengan tisu yang telah dibasahi, simpan selama 6-8 jam atau benih mulai kelihatan ada bakal akar biasanya ada titik putih pada benihnya, segera tiriskan. Bungkus dengan handuk basah biarkan semalaman, masukkan ke dalam kotak plastik yang biasanya digunakan untuk kemasan kue lalu tempatkan di dalam lemari gelapdan lembab, biasanya lemari di bawah meja dapur




Dan setelah seharian dibungkus benih akan mengeluarkan bakal akar seperti terlihat di gambar









Siapkan tray plastik seperti ini alasi dengan kardus basah









Letakkan atau gelar benih kecambah kacang hijau secara merata, usahakan tidak menumpuk










Tutupi dengan skam bakar lalu perciki air hingga skam basah









Kedua jenis benih sudah ditanam









Tutup trai dengan handuk basah simpan letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari. Jaga handuk tetap lembab, pagi dan sore benih disiram menggunakan sprai gun. Bila benih mulai berdaun handuk tidak digunakan lagi






Tetap menjaga kelembaban tanaman hingga tanaman setinggi ini atau kurang lebih 7 - 10 hari.








Ini benih kangkung yang mulai keluar daun










Tanaman muda atau baby green yang siap dipanen









Potong tanaman di bagian pangkal akar











Simpan dalam tray  atau wadah plastik yang ada tutupnya, bila belum digunakan bisa disimpan dalam kulkas hingga tahan semingguan.
Baby green ini bisa direbus sebagai lalaban atau ditumis dengan bahan makanan lainnya.....





Sabtu, 01 Maret 2014

Subhanalloh.....saya ga nyangka bakalan panen sayuran kembang kol!.....nunggunya lama sekali....kurang lebih 3-4 bulan bro!....tapi sayangnya hanya 5-7 pohon yang ditanam....jadi sekali abreg panen 2-3 buah kembang kol.....hingga 2 kali panen saja.... Ini benar-benar organik tanpa pupuk sekalipun....cuma memang agak lama....



 Ini loh...kembang kol yang paling besar dari panen tempo hari...lumayanlah tanpa pupuk.....











 Ini panen kedua dapat 3 buah...senang sekali aku! ditempat panas bisa menanam kembang kol...









 Karena lahan di belakang rumah kurang terkena sinar matahari, saya coba untuk meletakkannya di atas dak torn air bersama pohon terong









 Memang hanya beberapa pot saja sih....tapi lumayanlah....










 Di atas ini mereka cukup terkena sinar matahari penuh....sehingga bisa dan mudah berbuah










 Jadi kepingin lagi menanam kembang kol.....yah itung-itung berusaha organik....








Senin, 03 Februari 2014

Musim Mangga : Panen Mangga dan Pisang

 Seperti biasanya setiap weekend kami sekeluarga pergi ke vila Ecohouse 30 km dari rumah kami tinggal, dengan membawa berbagai keperluan seperti tivi, tabung gas dan lain-lainnya, di dalam mobil semuanya bertumpuk termasuk anak-anak, kami meluncur ke sana. Setelah enam hari melakukan rutinitas di rumah kami ingin sekali rehat sehari di kebun.walaupun jaraknya agak jauh, menyenangkan sih..sebenarnya....hanya saja....ketika tiba di sana tetap saja saya dan husband akan selalu dipertemukan dengan "pekerjaan" yang sedikit mirip dengan di rumah bedanya ini di spece yang lebih luas. Untungnya...husband menganggap kerjaan di kebun itu sebuah rekreasi makanya ketika saya membawa kerjaan ke sana husband pasti menyentilku, anak-anak bisa bermain sepuasnya di alam terbuka berlari, berguling-gulingan atau bahkan berkotor-kotoran, saya juga tidak ketinggalan mumpung di kebun saya selalu mengolahragakan mata saya yang telah lelah karena berhari-hari berkutit dengan kerajinan dan komputer. Sambil memandang obyek yang hijau-hijau tangan saya beraktifitas memetik buah atau holtikultura yang siap dipanen, tidak banyak sih....cukup untuk di dapur rumah beberapa hari. Dari kebun kami yang tidak terlalu luas ada beberapa pohon mangga yang sudah tua dan dimusim 2 bulan yang lalu mereka berbuah.....alhamdulillah tahun ini masih panen mangga, hampir tiap minggu panennya. Selain mangga ada juga hasil bumi lainnya....yaitu tadi selain sayuran ada juga pisang dan belimbing....Oh...syukurlah...kami punya ini....





 Ini vila "Ecohouse" kami yang sederhana berada di tengah kebun yang tidak terlalu luas, di sinilah kami beraktivitas...di waktu weekend.












 Ini pisang dan mangga hasil panen di kebun...lumayanlah....bisa menghemat belanja buah-buahan

















Buah sebanyak ini dinikmati tidak oleh hanya kami sekeluarga tetapi orang-orang di luar kami ...alhamdulillah....bisa sedikit berbagi....










Kebetulan ada alat sorong seperti ini dapat memudahkan dalam pengangkutan hasil panen...anak-anak yang mengangkut ini karena memang ringan ..dan...mereka suka sekali!.....

 Beginilah cerita kami di kebun....



Jumat, 10 Januari 2014

Srikaya Jumbo (Australia)

 Pertama kali panen buah srikaya jumbo yang katanya berasal dari australia ini serasa membuat kami cukup bergembira, ukurannya yang super jumbo buesaar lebih dari srikaya biasa...namun sayang hanya ada satu buah yang berhasil jadi buah...maklum mungkin karena pohonnya masih belajar berbuah jadi hanya satu buah yang bisa jadi....cukuplah untuk sekedar icip-icip....



 Begitu dipetik langsung anak saya ini merebutnya dan coba lihat....perbandingan srikaya dengan kepalanya














 Hmmm...harum banget baunya......











 Ternyata ketika dagingnya dipotong tidak ada bijinya...wah..mantap deh! satu buah utuk berempat cukuplah untuk merasakan sensasi buah ini....siapa yang mau?.....

Setelah ini husband memperbanyak tanaman ini dan sudah ada beberapa yang sudah berbuah di kebun kami......tinggal nunggu panen lagi....cuy!





Rabu, 08 Januari 2014

Bertanam Melon Sistem Irigasi Tetes (bagian 4 : Ajir)

Saatnya membuat ajir.....atau yang disebut batang penopang untuk tanaman melon kami. Tanaman melon sifatnya merambat jadi harus dibuatkan tempat untuk rambatannya. Sebelumnya buat terlebih dahulu instalansi sistem irigasi lihat dipostingan ini, cara menanam bibit dan cara menyemai benih melon. Setelah itu buatlah ajir sebagai berikut....



Setelah tanaman ini tumbuh dengan baik maka akan keluar tali-tali disetiap ketiak daunnya, tali-tali ini berguna sebagai pegangan saat ia dimasa vegetatif (pertumbuhan). Segeralah buat ajir atau batang-batang penopang, yang paling murah gunakan bilah bambu














Potong bambu sepanjang 2 meter belah-belah menjadi ukuran 200 c m  x 3 cm, jumlahnya sebanyak jumlah polibag, tancapkan ke dalam tanah masing-masing di dekat pot, satukan ujung atasnya dari batang yang berhadapan dengan tali rapia lakukan untuk semua batang yang berhadapan. Buatlah potongan lain dari bambu untuk penyangga utama sepanjang barisan pot, dan ujung-ujung yang sudah diikat tadi akan ditempelkan ke batang penyangga ini.









Buat pula batang peyangga lainnya untuk bagian tengah














Ada tiga batang penyangga  2 batang di tengah dan 1 batang di puncak, ini cukup kuat untuk menahan ajir dari terpaan angin











Lihat, manakala tanaman sudah sebesar ini segera buatkan tali jalan untuk rambatannya













Tali-tali seperti ini yang berfungsi sebagai pegangan tanaman untuk mempertahankan tubuhnya agar tidak jatuh. Untuk itu buatkan penopang tali dari tali rapia juga.
Ikat batang utama tanaman dengan rapia tarik ke atas lalu ikatkan rapia ke batang penyangga bambu











Rapia ini harus bisa mengangkat/menegakkan tubuh tanaman sehingga tanaman akan tumbuh ke atas.....
Lakukan langkah ini untuk semua tanaman, bila perlu buat seperti jala....ini lebih baik untuk tanaman agar tumbuh lebih rimbun....




Selamat berkarya....