Laman

Selasa, 28 Juli 2015

Menjahit Kemeja Anak dengan Jahitan Kampuh Sarung

Kalau bunda atau sister suka menjahit dan suka baju baru, ngga masalah kalau buat sebanyak yang bunsist suka tapi tetap harus manfaat tidak mubazir. Buatlah dari yang termudah hingga yang agak susah sedikit....hitung-hitung buat belajar/latihan. Contoh baju yang akan saya buat tutorialnya adalah kemeja anak laki-laki tapi kali ini menggunakan jahitan "kampuh sarung" jahitan yang seperti ada di sambungan sarung atau kemeja. Jahitan ini sedikit ribet, sebagai penjahit saran saya mesti bisa atau minimal tahu tekniknya karena jahitan ini bisa digunakan untuk berbagai  barang yang terbuat dari kain misalnya sarung, kemeja, celana jins atau kanvas dll. Ayo tutorial....lihat cara buat kemeja dengan jahitan "kampuh sarung" dibawah ini.....saya yakin kalian minimal sudah bisa menjahit/pegang mesin jahit, tapi mungkin masih ada yang bingung buat polanya yah? atau bisa cuma tidak ada kesempatan, saya coba membantu membuatkannya, pesanlah di sini
Bila sudah ada polanya, saya berikan tips cara menggunakan/mengaplikasikan pola pada kain caranya lihat di sini. Langsung saja lihat cara buat kemejanya yuk!...



Model kemeja yang saya buat ini ada potongan di punggung atas, kancing depan dan kerah kemeja, lengan pendek. Tahap pertama dari proses menjahit kemeja kali ini menggarapa kemeja bagian belakang.
Siapkan kain "belakang atas" dan kain "belakang bawah, kain belakang bawah lebih lebar karena ada lipatan kiri dan kanannya







Buatlah lipatan kanan dan kiri  pada kain "belakang bawah", lipat kain mengarah ke pinggir ikuti tanda pola, semat dengan jarum, jahit untuk menahnnya












Gabungkan kain atas dan bawah lalu jahit, obras tirasnya.











Siapkan kain "depan"...













Lipat tiras tengah depannya ke arah dalam dua kali semat dengan jarum













Jahit lipatan tadi dari atas hingga bawah, dengan cara yang sama garap untuk kain "depan" sebelahnya













Pasang saku depan pada bagian dada sebelah kiri


















Jahit sekeliling saku kecuali bagian atas untuk lubang saku










Menggarap lengan, siapkan kain "lengan" lipat pinggiran bawahnya ke arah dalam











Lipat sekali lagi ke arah dalam semat dengan jarum, pastikan ujung tiras lipatan pertama tadi ikut tertusuk jarum










Jahit pinggiran yang disemat jarum tadi, pastikan ujung lipatan ikut terjahit











Tarik/buka /turunkan lipatan ke arah bawah













Letak jahitan yang tadinya di bawah akan berada di atas. Dengan cara yanga sama garap untuk lengan sebelahnya













Siapkan bahu depan dan belakang, nah! untuk bagian ini jahitannya menggunakan jahitan "kampuh sarung". Simak dan lihat yah...caranya...












Lipat 1/2 cm ke arah dalm kampuh bahu depan tumpangkan di atas bahu belakang tepat pada garis pola/rader, semat dengan jarum











Jahit lipatan tersebut.....jahitannya 1-2 mm dari pinggiran lipatan

















Balikkan kain, sebenarnya kampuh masih terbuka (fotonya tidak jadi, maaf tidak terlihat). Sekarang lipat kampuh bahu belakang ke arah dalam seolah membungkus kampuh bahu depan (buatlah kampuh sekitar 1 cm dari jahitan pertama), semat dengan jarum lalu jahit dekat pinggiran lipatan baru

















Pasang lengan pada kerung ketiak badan baju, gunting tiras/kampuh kerung ketiak dari badan baju kira-kira tertinggal 1/2 cm











Gunting/sayat tiras yang sudah dipotong tadi terutama daerah lengkungan











Lipat tiras dari lengan (tiras yang tidak digunting) seolah menyelimuti tiras yang dipotong (lihat gambar)











Lipat dan semat ke arah badan baju lalu jahit dekat pinggiran lipatannya











Hasilnya seperti ini....dari dalam terlihat dua jahitan sejajar












Dari luar terlihat seperti ini....(khusus untuk kerung ketiak)













Pertemukan kedua kampuh sisi lengan dan sisi badan depan dan belakang, semat dengan jarum, lalu jahit mulai dari lengan bawah hingga bawah baju (garap kiri dan kanan)










Model bawah/keliman kemeja ini sedikit melengkung dan akan dijahit dengan jahitan "tindas". Karena bentuknya melengkung maka pinggiran ini harus diberi jahitan sekitar 1 cm untuk memudahkan lipatan nantinya (jahitlah sepanjang keliman), jahitannya agak jarang.







Mulailah melipat, lipatlah kira-kira 1/2 - 1 cm, di tahapan proses ini jahitan tadi akan dirasakan manfaatnya, lebih mudah dan mandut kainnya ketika dilipat










Sematlah lipatannya....tapi kalau agak susah/takut dengan jarum cobalah untuk menggantinya dengan jahitan jelujur/tangan












Bila sudah selesai menyemat dan bentuk kelimannya sesuai barulah dijahit mesin











Karena pinggiran diberi jahitan pertama tadi maka kelimannya tidak tumpang tindih.















Beginilah hasilnya....











Kemeja sudah setengah jadi....tinggal pasang kerah...










Membuat kerah sudah saya buat postingannya coba lihat di sini.
Di tutorial sekarang ini saya hanya ingin memperlihatkan bagaimana cara menempelkan vliselin pada kain. Vliselin atau kain kapas adalah bahan pelapis untuk membuat kain lebih tebal dan agak kaku. Jenis pelapis kain banyak macamnya mulai dari yang tipis hingga tebal, ada yang berbahan kapas atau kain, kalau saya lebih suka pelapis jenis kapas yang tipis khusus untuk kerah makanya saya sering menggunakan vliselin dibanding yang lain (sedangkan umumnya untuk kerah kemeja pakai staplek/pelapis dari jenis kain). Terserah pada kesukaanmu....


Maaf....nih vliselinnya dalam keadaan kusut maklum orang kebanyakan kerjaan jadi menyimpannya juga asalan alias tidak dilipat rapi asal suk...suk masuk ke dalam lemari...he...he...
Gelar vliselin di atas permukaan datar ldengan permukaan yang ada lemnya menghadap ke atas rapihkan, letakkan kain kerah atas dan bawah di atasnya (permukaan dalamnya nempel dengan vliselin), semat dengan jarum kain ke vliselin




Gunting vliselin mengikuti bentuk kerah pada kain, permukaan dalam kain yang akan ditempeli vliselin.













Balikkan/posisikan sehingga vliselin berada di atas kain











Agar vliselin nempel pada kain maka harus disetrika, setrikalah dengan panas yang sesuai dengan ketebalan vliselin. tekan setrikaan sedikit saja, pastikan vliselin benar-benar menempel pada kain, lalu angkat setrikaan untuk menempelkan permukaan vliselin berikutnya







Jadi tekan, biarkan sejenak lalu angkat, begitu seterusnya hingga selesai











Begini hasilnya, tinggal rapihkan pinggiran vliselin yang masih terlihat acakadul...dengan cara digunting...













Saya sengaja melebihkan pinggiran vliselin dari kain baju untuk memastikan seluruh permukaan kain terlapisi vliselin










Guntinglah kelebihan vliselin....agar tampak rapi













Ini kerah bagian atas, sudah dirapihkan pinggirannya











Kerah atas dan bawah ....












Sudah dilapisi vliselin....
O ya...sedangkan untuk kain kerah bagian luarnya tidak perlu dilapisi vliselin. Kain kerah siap digarap menjadi kerah....
Maaf....saya tidak sempat mengambil gambar pembuatan kerah kemeja ini sehingga saya tidak bisa mebeberkan tutorialnya tapi...kalau kerah kemeja jenis lain saya ada tutorialnya...mau tahu lihat caranya di sini