Rabu, 08 Oktober 2014

Buah Tin yang segar ada di belakang Rumahku

Aku punya pohon buah tin yang eksotis...termasuk pohon yang agak susah diperoleh. Awal mula punya pohon ini diperoleh dari toko trubus di cirebon...yah... sekitar 6 tahun yang lalu....oleh hasbenku...mencoba dibiakkan dan cukup berhasil walau prosentasenya rendah...agak sulit memang....Dari satu pohon pertama adalah sekitar 20 pohon hasil stek dan cangkok yang berhasil dibudidayakan  tapi.....mereka mati karena tidak diurus ...sayang...
Singkat cerita dari pohon pertama yang ditanam di belakang rumah muncul tunas air yang cukup cepat pertumbuhannya sampai batang induknya kalah besar, oleh hasbenku si tunas ini dibiarkan tumbuh dan batang induknya dipangkas....alhamdulillah malah si tunas ini yang berangsur menjadi pohon yang lebih besar dan akhirnya dari  tahun kemarin sampai sekarang secara terus menerus pohon ini berbuah sepanjang tahun....Ini dia hasilnya...




Ini batang dari tuna air yang tumbuh menjulang ke atas ada 2 tunas air...

















Lumayan hampir setiap batang dan pucuk ranting ada tumbuh buah











Enaknya pohon ini tidak berbunga terlebih dahulu seperti umumnya pohon buah-buahan sehingga tidak perlu menunggu lama untuk menghasilkan bakal buah
















Hampir disetiap ruas batang tumbuh bakal buah


















Saat difoto pohon ini sedang belajar berbuah lebat...

















Dan hasilnya ...wauoow..buahnya merekah, harus segera dipetik...





 



Kalau sudah merekah gini pastinya mengandung madu tin.....zzzzz....maniiss....










Rata-rata buah sebesar bola pingpong...













Rekahannya seperti star....dan kalau sudah over merekah buah akan seperti bintang!











Salah satu buah yang disebutkan dalam al-qur'an











Makanya kami menanamnya....













3 komentar:

icha mengatakan...

Wah,asyik ya mbak...yg merekah itu enak sekali kelihatanya...

dweedy ananta mengatakan...

Kayaknya aku belum pernah makan buah tin. Enak Mbak?

Oma Msy mengatakan...

Enak...mba Icha...rasanya kayak buah...aduh...ga bisa diutarakan...kayak apa yah....

Wah...mba Dweedy...bila rumah mba dekat ta' kasih buah ini....

Trims buat mba Icha dan mba Dweedy...